Tag Archives: contoh pemberdayaan masyarakat

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Pemahaman Hukum

pengertian pemberdayaan masyarakat contoh pemberdayaan masyarakat tujuan pemberdayaan masyarakat pemberdayaan masyarakat menurut para ahli prinsip pemberdayaan masyarakat

Sumber Photo: Pixabay

Kota MEDAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Biro Bantuan Hukum) melakukan kerjasama dengan Fakultas Hukum UMSU untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat di Belawan.

Baca Juga: Jenis Ayam Petelur Yang Cocok Untuk Usaha Ternak Ayam

Kegiatan ini kemudian terlaksana pada hari Sabtu tanggal 28 bulan mei tahun 2018, tepatnya di Lorong Ujung Tanjung, Kel. Bagan Deli Kec Medan Belawan

Kegiatan ini bertema:
‘Meningkatkan dan Menambah Pengetahuan serta Keterampilan Hukum Warga Terhadap Tindak Pidana Kekerasan Rumah Tangga’.

Proses pelaksanaan prmberdayaan berlangsung dari pukul 20.00 hingga selesai.
Kegiatan ini dilakukan di kediaman Keling (kepala lingkungan) Lorong Ujung Tanjung dan didatangi kurang lebih oleh 25 ibu rumah tangga lingkungan setempat.

Direktur Biro Bantuan Hukum UMSU Bapak Faisal Riza menjelaskan bahwa, pemberdayaan masyarakat adalah perintah Undang-Undang No 16 Th 2011perihal Bantuan Hukum, bidang non litigasi.

“Intinya, kami menyusun berbagai konsep yang jadi topik dan bahan penting buat disosialisasikan pada masyarakat, khususnya kepada masyarakat menengah bawah yang belum mengerti soal hukum,” kata Faisal.

Ia pun mengatakan bahwa, kehadiran BBH UMSU adalah jembatan bagi masyarakat yang tidak/kurang mampu, bisa dibuktikan dengan surat tidak mampu, yang selanjutnya bisa diberikan advokasi hukum sampai ke tahap persidangan (litigasi), tanpa biaya alias gratis.

“Ini juga kita sebarkan pada masyarakat Lorong Ujung Tanjung, Kel Bagan Deli, Kec Medan belawan,” terangnya.

Sementara itu, Ibrahim Nainggolan SH MH yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini menjelaskan, bahwa pengetahuan/common sense hukum khususnya tentang kekerasan dalam rumah tangga sangatlah penting, pasalnya yang biasa menjadi korban dalam rumah tangga adalah perempuan.

Ia pun menambahkan bahwa, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga juga melarang bagi semua orang untuk melakukan kekerasan fisik, seksual dan kekerasan psikis, serta penelantaran rumah tangga kepada siapapun dalam lingkup rumah tangganya.

“Inilah poin-poin penting yang kita sosialisasikan pada masyarakat, agar mereka berdaya” paparnya.

Hampir senada, paralegal BBH UMSU, Fauzi Anshari Sibarani memaparkan bahwa kegiatan yg bertempat di Lorong Ujung Tanjung, Kel Bagan Deli Kec Medan Belawan, bisa dikategorikan lancar dan cukup berhasil mengundang antusias masyarakat dalam menghadiri kegiatan pemberdayaan masyarakat ini. Terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada para narasumber.

Ibu Syafrimi Nasution salah satu warga yang juga peserta, memberi ucapan terima kasih pada penyelenggara kegiatan yaitu BBH UMSU. Ia sangat berharap, diadakan lagi kegiatan-kegiatan seperti ini supaya dapat memberdayakan bidang hukum masyarakat.

Sumber: wargamasyarakat.org